Kamis, 27 September 2012

Sang Guru

Ditaun 90an seorang ank yg sedang tumbuh dilingkungan berkecukupan. Serba cukup lah pkoknya.:) Namanya berinisial “S”

Singkat cerita Si S ini menjalankan studi menengah atas dg perjuangan yg keras, begtu jg sekolah yg ditempatinya. Sama2 berjuang.. :D

Sekolahny berjuan mati2an utk bertahan dtengah sekolah elit2 negri. Guru2 datang silih berganti tak kuasa menrima kondisi sekolah tsb

Ya. Kondisi sekolah ini bagi kalangan bercukupan sudah cukup mewah, apalagi bagi si S. Dy pun cukup senang.

Namun dg kondisi guru yg silih berganti, membuatny malas2an dan sering bolos, walaupun secara intelektual g jauh dr tmn2nya

Hingga akhirnya pun dy diwisuda didepan ratusan pasang mata. Bahagia.
Setelah bertaun2 dy mengarungi kehidupan setelah lulus dy kembali dg tmn2 ny k sekolah tsb yg jg masih berjuang.

Dy pun sekilas mengamati. Tidak ada perubahan kecuali guru2nya. Lalu dy mengunjungi masing2 guru ny. Bnyak yg dia tidak kenal

Dan hingga akhirnya bertemu dengan seorang guru. Dimana dulu ketika diajar oleh sang guru dy selalu tidur dikelas.

Dipikirannya pun ada sejumlah prtnyaan. pertnyaan yg paling besar adlah mngapa sang guru masih bertahan??

Padahal guru ini secara kualitas ga kalah dg guru diluar, diluar negri malah.. Dg gaji sekian mngapa masih bertahan?? Mengapa?

Sang guru secara pengajaran selalu mengajar dengan baik. Walaupun ketika diajar si S ini banyak tidur.

Setelah lama berfikir dy pun menyadari 1. Bahwa seorang guru tetaplah guru. Walau kini rupa anak2nya bermacam2. #dedikasi

2 bahwa totality and loyality akan mmbentuk #dedikasi yg begitu hebat. Sehingga sang guru tetap bertahan. Akhirnya si S ini mendpatkan 2 pljran sngat berharga dr pljaran biasa, dan nasehat2nya pun kini selalu terngiang-ngiang.

Totality + Loyality = #dedikasi
#story2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar